Bagi Helvy Tiana Rosa mungkin keterbatasan sebuah rumah justru mampu melahirkan karya-karya terbaik. Produksi Metro TV, tayang 21 April 2012
Bagi Helvy Tiana Rosa mungkin keterbatasan sebuah rumah justru mampu melahirkan karya-karya terbaik. Produksi Metro TV, tayang 21 April 2012
Helvy Tiana Rosa membaca puisi “Mahanazi” yang baru ditulisnya hari itu dalam acara Forsimpta: Simpati untuk Palestina, 25 Juni 2011. Beberapa hari kemudian ia membacakan puisi yang sama dalam Pembukaan Konferensi Asia Pasific untuk Palestina di Jakarta, 29 Juni 2011.
Berikut teks lengkapnya yang juga dimuat di buku Mata Ketiga Cinta, 2012
Apakah kehidupan itu? Cut Dini, temanku, selalu saja marah bila mendengar jawabanku: hidup adalah cabikan luka. Serpihan tanpa makna. Hari-hari yang meranggas lara.
This slideshow requires JavaScript.
