Category Archives: Puisi

9 Fakta Mengejutkan Film Duka Sedalam Cinta!

Screen Shot 2017-09-26 at 10.37.13 AM

Setelah lama ditunggu, Film Duka Sedalam Cinta dari KMGP Pictures akan tayang 19 Oktober. Film ini merupakan sekuel dari Ketika Mas Gagah Pergi yang ditayangkan 2016 lalu.  Tak banyak yang tahu bahwa ada sederet fakta mengejutkan di balik film yang disutradarai FirmanSyah, dan didukung aktor dan aktris papan atas seperti Wulan Guritno, Ali Syakieb, Abdur Arsyad, Mathias Muchus, Epy Kusnandar, Muhammad Cholidi Asadil,  hingga Endy Arfian yang tampil sebagai cameo. Ini tentu selain para pemeran utama empat bintang baru: Hamas Syahid, Aquino Umar, Masaji Wijayanto dan Izzah Ajrina.

Apa saja fakta-fakta itu?

Continue reading

3 Comments

Filed under Acara, Agenda, Foto, Jurnal, Kabar, Karya, Lainlain, Novel, Puisi, Sketsa

Rilis Pers Film Duka Sedalam Cinta; Ketika Orang Tercinta Mendadak Berubah

 

Poster DSC

“Aku ingin berubah

selagi ada masa tersisa

selagi ada kesempatan

:Takwa tanpa menunggu tua.”

Apakah Anda ingin melihat film drama remaja dan keluarga, dengan cerita yang menginspirasi serta pemandangan yang memanjakan mata?

Film Duka Sedalam Cinta (DSC) adalah jawabannya! Kisah yang menampilkan empat bintang muda berbakat yaitu: Hamas Syahid, Aquino Umar, Masaji Wijayanto dan Izzah Ajrina ini mengambil syuting di beberapa tempat antara lain wilayah indah Halmahera Selatan dan Ternate, di Maluku Utara.

Continue reading

Leave a comment

Filed under Acara, Agenda, Drama, Jurnal, Kabar, Karya, Lainlain, Puisi, Sketsa

Hidayah Datang Melalui Anak, Wulan Guritno Putuskan Berjilbab

REZ_0737rWulan Guritno memutuskan untuk berjilbab!

Beberapa orang yang melihatnya hari itu spontan berseru Wulan makin cantik dan segar.

“Masak sih?” senyum Wulan.

Tapi benarkah Wulan sudah berketetapan untuk mengenakan jilbab?

Continue reading

2 Comments

Filed under Acara, Agenda, Drama, Foto, Jurnal, Kabar, Karya, Lainlain, Puisi, Sketsa

Angkat Keindahan Halmahera Selatan, Film Duka Sedalam Cinta Mulai Tayang 19 Oktober!

IMG-20170831-WA0022

Jika tak ada perubahan, film drama remaja dan keluarga: Duka Sedalam Cinta (DSC) dari KMGP Pictures akan tayang mulai 19 Oktober 2017. Film ini sebenarnya merupakan kelanjutan dari film Ketika Mas Gagah Pergi (KMGP), namun menariknya bisa ditonton sebagai film yang mandiri.

“Meski belum melihat  film KMGP, penonton tetap bisa menikmati cerita DSC secara utuh,” papar Firman Syah, sutradara film DSC yang sebelumnya juga menyutradarai KMGP.

Continue reading

3 Comments

Filed under Acara, Agenda, Foto, Jurnal, Kabar, Karya, Lainlain, Novel, Puisi, Sketsa

“Kamu Puisi” dari Buku Duka Sedalam Cinta Jadi Favorit!

18157582_1405737086116406_816615760602409819_n.jpg

“Kamu Puisi” merupakan puisi pendek karya Helvy Tiana Rosa yang dimuat dalam buku kumpulan puisi Duka Sedalam Cinta, dan diterbitkan oleh ANPH, 2017. Buku ini menghimpun puisi-puisi Helvy yang ditulisnya beberapa tahun terakhir, dan diterbitkan dalam rangka menyongsong film dengan judul yang sama.

KAMU PUISI
~@helvytianarosa

Kamu sedih, airmatamu menetes jadi puisi
Kamu marah amukmu jadi puisi
Kamu kangen, rindumu mencumbu puisi
Kamu takut, ngerimu gigil dalam puisi
Kamu cinta, hasratmu tumpah di laut puisi

Kamu cari hakikat diri,
bersujud raga dan hati,
bersimpuh rambut hingga kaki,
pada Sang Maha Puisi.

Continue reading

Leave a comment

Filed under Acara, Jurnal, Kabar, Karya, Lainlain, Puisi

Dear Tommy Page

tp

Merasa dekat dengan wajah dan suara seseorang
yang tak pernah kukenal,
akhirnya itu menjadi keanehan yang dimaklumi, Tom
Nyanyianmu menjelma puisi puisi cintaku yang melelahkan
karena tak pernah sampai
Begitulah masa remajaku bersamamu
menempuh jalan berliku dalam cuaca perih

Dan kita semua selalu butuh tempat bersandar, bukan?
A Shoulder to Cry On,
saat kau senandungkan Februari 1988, kita delapan belas tahun
Aku sedang bertarung dengan resah,
terkurung badai yang kucipta sendiri
bersama bait bait puisi yang lepas kendali
dan melilit lilit tubuhku

Continue reading

2 Comments

Filed under Jurnal, Kabar, Karya, Lainlain, Puisi

Lomba Menulis Puisi Berhadiah SmartPhone di IG @puisihelvy

htrasma

Dari akun instagram @puisihelvy

LOMBA MENULIS PUISI di akun instagram @puisihelvy

Dalam rangka milad @helvytianarosa (2 April) dan @asmanadia (26 Maret), kami mengadakan Lomba Menulis Puisi.

Syarat & Ketentuan:
1. Puisi bebas namun dibuat berdasarkan gambar yang diunggah @puisihelvy di atas ini.
2. Peserta boleh siapa saja, dimana saja, namun harus merupakan followers akun @puisihelvy dan merepost perihal lomba ini di instagramnya.
3. Panjang puisi bebas. Puisi diunggah di IG Anda dalam bentuk postingan gambar bebas Anda yang menjadi background puisi.
4. Mention @puisihelvy, gunakan hashtag #miladhelvyasma #puisihelvy
5. Lomba dimulai 3 Maret, dan ditutup 10 April 2017 pkl 23.59.
6. Pemenang akan diumumkan 20 April 2017.
7. Pemenang pertama akan mendapatkan hadiah: 1 buah smartphone dan paket @Wardahbeauty. Pemenang ke 2 akan mendapatkan bingkisan baju @jtbyasmanadia by @asmanadia dan paket buku dari Penerbit Anph. Pemenang 3 akan mendapat paket dari wardah dan penerbit Anph. Tiga Pemenang Harapan akan mendapat bingkisan merchandise dari film @dukasedalamcinta, dan 20 pengirim pertama masing2 akan mendapatkan sebuah buku menarik.
Ayo tunggu apalagi? Langsung ke akun @puisihelvy. Ikutaaaan! Kirim sebanyak banyaknya, ya!

#puisihelvy
#miladhelvyasma

5 Comments

Filed under Acara, Agenda, Jurnal, Kabar, Lainlain, Puisi

Kisah Ibu dan Sajak yang Menangis

abi-iii

Adzan subuh menepuk-nepuk pipi kita, Anakku
dalam gigil hari, sajak-sajak menangis di pangkuan Ibu
Ada suara dan derap, mengetuk pintu-pintu nurani
hingga ke sudut sudut negeri

Berawal dari kitab suci yang dinista
kebersamaan dan kehormatan yang dilukai
jutaan manusia turun ke jalan
Apa yang menggerakkan mereka?
Siapa yang sanggup membayar mereka?
Siapa yang mampu halau mereka?
Ketika mereka dilarang pergi,
mereka tak berhenti
Saat kendaraan mereka dihadang,
mereka lanjutkan dengan berjalan
hingga tapak-tapak itu
mengelupas darah nanah

Continue reading

5 Comments

Filed under Acara, Jurnal, Lainlain, Puisi

Di Jurang Puisi

jurang

DI JURANG PUISI

I

Menampung rindu dari hari ke haru,

Menanggung resah yang berlarian hingga jantung,

Jarum jarum hujan menikam mata kita

Katamu tak apa karena duka cuma

museum kebahagiaan

yang retak dan pecah di dada kita

II

kita pun saling meninggalkan

menanggalkan semua kenangan yang hinggap

dan meleleh di dahi musim

Sejak saat itu kutemukan diriku yang beku

terperangkap dalam kulkas

berisi puluhan kilogram puisi puisi

setengah jadi

III

tanpa peta aku kembali ke sini:

jalan raya yang terbuat dari parasmu

Katakata canggung, waktu gugu

Bagaimana kau menerjemahkan kekosongan?

IV

Ini malam tak ada jejak

yang membaca cinta.

rindu siapa nganga

di jurang puisi?

 

2 Comments

Filed under Jurnal, Karya, Lainlain, Puisi, Sketsa

Begitu Indah Cara Allah Mencintaimu

IMG_0078

 

 

 

 

 


(Untuk Mas Pepeng)

Sungguh indah cara Allah mencintaimu
Ia menghadirkanmu ke dunia
lewat rahim seorang ibu yang bersahaja,
dan kekal dengan tawakkal
Ibu yang menjadikan anak sebagai sahabat,
guru dan matahari
ibu yang sanggup hadirkan
sosok dan petuah ayah yang tiada lewat cerita

klik selanjutnya

17 Comments

Filed under Jurnal, Karya, Lainlain, Puisi, Sketsa