Saya, Mama, Mr. Arthur dan Parfum (Cerita Wangi)

Mami dan Mr. ArthurMama saya orang yang sangat mudah alergi, karena itu ia tidak bisa pakai parfum kecuali yang original. Meski demikian kadang ia masih merasakan gatal dan panas saat pakai parfum yang katanya original itu. Sering juga berbekas di baju. “Kok susah dibedakan sama KW dan refill. Katanya ori?” gumam beliau kesal.

Ya, makin lama parfum original makin mahal. Saya survey di mall, untuk kualitas EDP 50ml/botol harga rata2 parfum branded di atas 800 ribu. Kualitas perfume? Jangan ditanya, rata2 sudah mencapai angka 1,5 juta rupiah perbotol.

“Aduuuuh, nggak deh. Sayang uangnya!” seru beliau. “Lebih baik dialokasikan buat yang lain atau untuk membantu orang!” tambah beliau.

Pakai KW atau refill?

Wah seram ah. Alkoholnya bisa jadi metanol. Itu loh yang buat nyuci alat-alat kesehatan di rumah sakit. Campurannya? Sangat tidak jelas. Sering juga dari air kencing hewan. Nah, kalau cuma jadi alergi masih mending. Kalau kelamaan dipakai, lalu potensi kanker kulit bagaimana? Na’udzubillah.

“Lalu dimana kita bisa mendapatkan parfum berkelas namun lembut, original, natural dan tidak mahal?” tanya beliau.

Suatu hari, saya bawa produk FM 05 yang aromanya sama dengan Gucci Rush, kesukaan beliau. Tadinya Mama tak percaya. “Kw ya? Black market? Refill? Kok bisa sama tapi murah? Padahal kualitas EDP, kok cuma 218 ribu?”

“Original import, Ma. Oil essence dari Drom Jerman, pemasok 80% parfum dunia. Makanya aroma banyak yang sama dengan branded. Diolah dan diproduksi di Perfand, Polandia. Made in Europe tapi sudah sertifikat BPOM. Organic, Ma! Nah, kalau Mama member cuma 152 ribu. Kalau jual lagi berarti untung 61 ribu!” kata saya sambil tertawa.

Mama membelalakkan matanya. Kok ada? Kok bisa? Kira-kira begitu yang beliau pikirkan.

“Bisnisnya sudah ada di lebih dari 50 negara, Ma. Produk ini paling laris di Italia dan Perancis! Indonesia baru mulai!”

Mama senang mendengar cerita saya. Apalagi dia tahu sejak remaja saya suka mengoleksi parfum, dan menurutnya saya belum pernah seantusias ini soal parfum

Singkat cerita, Mama mencoba produk FM dan bahagia!
Sejak saat itu alergi beliau terhadap parfum tak pernah muncul lagi. Apalagi mama sudah tahu dimana pabriknya, bukan perusahaan abal2 dan bahkan sudah jumpa pemiliknya yang rendah hati, Mr. Arthur. Ya, Mr. Arthur pemilik FM Group World berkenan bertemu mama dalam salah satu acara di Jakarta.

“Pokoknya orang bilang apa, Mama sudah nggak bisa ke lain hati,” ujar mama lagi, bagai sedang kampanye. Cucu-cucu juga senang karena sekarang kerap dapat tambahan uang jajan dari Oma, dari hasil penjualan parfum

Nah, Anda ingin ikut bisnisnya? Modal awal mulai 232 ribu sudah dapat 1 botol parfum + 5 tester dan katalog lho.

Untuk bergabung dan keterangan lebih lanjut bisa hubungi saya ya๐Ÿ™‚
Helvy Tiana Rosa
Distributor ID 133019869
WA 087781084770.ย 
BB: D2918BA1

Follow juga instagram: @sahabatwangi

join di group WA saya: Sahabat Wangi. Luv!


Keterangan foto: Mama dan Mr. Arthur Trawinsky, pemilik FM World.

4 Comments

Filed under Cerita Wangi, Jurnal, Karya, Lainlain, Sahabat Wangi

4 responses to “Saya, Mama, Mr. Arthur dan Parfum (Cerita Wangi)

  1. Rina Susanti

    sudah tersertifikasi halal gak, bu? atau apakah hanya terbuat dari tumbuh-tumbuhan?

    • Terbuatnya dari tanam2an saja, Bu. Ada alkoholnya tapi dari fermentasi tanam-tanaman. Jadi aman dipakai sholat. Seperti cuka dan kecap yang bahkan kita makan. Sudah ada sertifikat BPOM di tiap botolnya. Kalau sertifikat halal prosesnya dari MUI harus datang ke sana meninjau langsung. Mungkin perlu proses panjang, karena itu belum ada satupun parfum original import Eropa yang masuk ke Indonesia yang dapat sertifikat halal, termasuk produk body shop yg juga dari tanam-tanaman.

  2. Wah nyampe juga ke blognya mba Helvy Tiana Rosa. Waktu remaja, saya salah satu penggemar novelnya mba :).

    Saya baru bergabung di grup FM juga. Saya liat testimoninya mab Helvy di web id.fmworld,com, sempat skeptis juga, apa bener nih Mba Helvy yang penulis itu yang sudah join di FM? dan Alhamdulillah ternyata benar ๐Ÿ™‚

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s