Tag Archives: film KMGP

Ini Dia: Pemeran Utama Film Ketika Mas Gagah Pergi!

hamas syahid
Setelah berbulan-bulan mencari pemeran yang cocok untuk empat tokoh utama film “Ketika Mas Gagah Pergi” (KMGP), akhirnya saya dan tim film KMGP mengumumkankan para pemeran utama tersebut di acara salah satu sponsor film ini: Wardah yang merayakan ultah ke 20 di Senayan City, 27 Juni lalu.
Hamas Syahid Izzudin, pemuda kelahiran Bengkulu yang menetap di Surabaya, terpilih sebagai Gagah Perwira Pratama (Mas Gagah). Penghafal Al Qur’an yang juga pengusaha muda ini biasa dipanggil Hamas lahir 11 Maret 1992.

klik selanjutnya

22 Comments

Filed under Jurnal, Kabar, Karya, Lainlain, Sketsa

Pak Yunan: Bantu Proyek Peradaban Ini. Tunjukkan Kita Gagah!

21 Juni 2015.
Senang banget jumpa pasangan suami istri inspiratif ini, Pak Yunan Harahap dan Bu Sakinah. Mereka bilang sejak kuliah kerap membaca karya-karya saya termasuk KMGP. Selain mentraktir makan ikan bakar, beliau spontan ikut ‪’patungan bikin film‬’ dalam bentuk cek. Beliau bertekad menyisihkan 10% keuntungan dari tiap penjualan Pia Saronde, oleh-oleh khas Gorontalo yang sangat terkenal, yang mereka kelola. “Saya juga siap booking 1 bioskop penuh di Gorontalo untuk film ‪‎Ketika Mas Gagah Pergi‬,” tutur Pak Yunan.

11253229_936116553078464_7357609608556148775_n

klik selanjutnya

1 Comment

Filed under Jurnal, Kabar, Karya, Lainlain, Sketsa

Perjalanan Mencari Mas Gagah

11402879_10152765088292693_3192375762003206470_o
Lebih dari 300 orang dari dalam dan luar negeri Indonesia mengikuti online casting melalui Youtube untuk menjadi calon pemeran-pemeran kunci film drama-religi ‘Ketika Mas Gagah Pergi’, sejak Februari 2015 lalu. Setelah online casting ditutup akhir Mei lalu, produser, sutradara dan tim penulis skenario sepakat memilih 12 Finalis Tahap 1.

Para kandidat ini berasal dari Jakarta, Bogor, Medan, Lampung, Palu, dan Surabaya, bahkan ada yang tengah kuliah di Jerman. Mereka dikumpulkan di gedung Communicasting, Pondok Indah, tanggal 13 Juni lalu, untuk menjalani screen test dan pemotretan. Mereka juga mendapat bekal keaktoran dasar dari sutradara teater Zak Sorga.

klik selanjutnya

Leave a comment

Filed under Acara, Jurnal, Kabar, Karya, Lainlain, Sketsa

Signet Ring Cell

(Silfy Amelia Achtar, Finalis Lomba Menulis Pengalaman ‘Aku dan Kisah Ketika Mas Gagah Pergi’)

923549_10200321391489875_1431057448_n
Rabu, 13 Juni 2012
Masih hangat.
Harumnya sedikit tertinggal.
Paras cerah dengan senyum hening.
Ya, itu air mata. Menitik di sudut matanya.

Selamat tinggal, Mas Gagahku.

Semi
“Hidup kamu tuh benar-benar seperti fairy tale ya, Mel.” Siang itu Miss Suci memulai percakapan dengan kalimat yang mau tidak mau membuatku memalingkan pandanganku dari monitor laptopku. Kami berdua harus mengumpulkan naskah soal Ujian Semester Ganjil sebelum pukul empat sore.

“Fairy tale bagaimana maksudnya, Miss?” tanyaku dengan dahi mengernyit.
klik selanjutnya

4 Comments

Filed under Cerpen, Jurnal, Lainlain, Sketsa

Ketika Kang Ilham Datang

(Irfan Fauzi, Finalis Lomba Menulis Pengalaman ‘Aku dan Kisah Ketika Mas Gagah Pergi’)

418205_238604262894955_1884405685_n

Mas, ada kajian ilmu aqidah, ustadznya lumayan bagus. Malem ini habis isya. Ikut ya.
Sore jam tiga lebih kubuka SMS. Teman baruku penjual minyak wangi. Aku abaikan pesan itu. Ah malas, lagi pula nanti malam ada acara bakar-bakaran ikan. Lebih asyik, lebih seru. Aku membatin.

Hidupku biasa saja. Mirip kebanyakan orang. Bergaul, ngobrol, jalan-jalan. Kadang juga ikut pengajian, cuma buat variasi kegiatan saja sebenarnya. Namun hari-hari ini mengaji sedikit menyedot perhatian. Awalnya, aku hanya ikut ngaji di mushala, atau kalau ada hari besar Islam. Itu juga sambil nyambi pasang tampang, barangkali ada cewek ngelirik.

“Kalau ngaji ya baiknya rutin, Mas. Biar ilmunya tetep keinget,” kata teman baruku itu, namanya Ilham, aku manggilnya Kang Ilham karena ia lebih dewasa dua tahun dariku, usianya 24 tahun.

“Ya sih, Kang, tapi males. Paling-paling ngebahas, sholat, wudhu, puasa. Itu mah aku udah hafal.” kataku agak santai, sekedar jawab.

klik selanjutnya

2 Comments

Filed under Cerpen, Jurnal, Lainlain, Sketsa

Dengan Ceritamu, Terbukalah Hidayah Bagi Orang yang Kucintai

1040347_536585029710166_1823068228_o

( Oleh: Ratna Kushardjanti, Finalis Lomba Menulis Pengalaman “Aku dan Kisah Ketika Mas Gagah Pergi”)

 

Perkenalkan saya, Helvy (maaf, saya lebih suka memanggilmu dengan nama ini dan bukan nama panggilanmu yang kubaca di profilmu). Panggil saya, Ratna. Saya sudah mengenalmu sejak lebih dari dua dekade lalu. Sejak cerpen-cerpenmu sering saya baca di Majalah Annida, salah satu majalah Islam yang dengan semangat ikut saya pasarkan kepada teman-teman di kampus maupun adik-adik SMP dan SMA binaanku. Namun tentu saja engkau tak merasa mengenalku. Tetapi, aku bersama ratusan bahkan mungkin ribuan penggemarmu selalu punya alasan untuk merasa dekat denganmu.

klik selanjutnya

1 Comment

Filed under Cerpen, Jurnal, Lainlain, Sketsa

IKUT YUK CASTING ONLINE FILM KETIKA MAS GAGAH PERGI DI YOUTUBE!

10687504_818300868193367_2664434615588602062_o Hai, anak muda Indonesia! Yuk jadi bintang baru penuh karakter di dunia perfileman Indonesia dengan mengikuti CASTING ONLINE film Ketika Mas Gagah Pergi! klik selanjutnya

23 Comments

Filed under Acara, Agenda, Kabar, Lainlain