Tag Archives: Indonesia

Duka Sedalam Cinta Sedang Tayang di Bioskop! Jangan Tunda untuk Menonton! Bagaimana Kalau Tak Tayang di Kota Saya? Ada Cara untuk Tetap Menonton!

ini

Bismillah.
Saat ini kami kembali berjuang, mencoba membentangkan layar kebaikan lewat film drama religi remaja dan keluarga: Duka Sedalam Cinta (DSC) yang mulai tayang di bioskop.

“Mbak, kok DSC tidak tayang di kota saya?”

“Lho kok gitu sih film DSC pilih kasih, nggak tayang di sini?”

“Bunda, kapan dong Duka Sedalam Cinta tayang di kota saya?”

Continue reading

Leave a comment

Filed under Acara, Agenda, Jurnal, Kabar, Karya, Lainlain, Sketsa, Video

9 Fakta Mengejutkan Film Duka Sedalam Cinta!

Screen Shot 2017-09-26 at 10.37.13 AM

Setelah lama ditunggu, Film Duka Sedalam Cinta dari KMGP Pictures akan tayang 19 Oktober. Film ini merupakan sekuel dari Ketika Mas Gagah Pergi yang ditayangkan 2016 lalu.  Tak banyak yang tahu bahwa ada sederet fakta mengejutkan di balik film yang disutradarai FirmanSyah, dan didukung aktor dan aktris papan atas seperti Wulan Guritno, Ali Syakieb, Abdur Arsyad, Mathias Muchus, Epy Kusnandar, Muhammad Cholidi Asadil,  hingga Endy Arfian yang tampil sebagai cameo. Ini tentu selain para pemeran utama empat bintang baru: Hamas Syahid, Aquino Umar, Masaji Wijayanto dan Izzah Ajrina.

Apa saja fakta-fakta itu?

Continue reading

3 Comments

Filed under Acara, Agenda, Foto, Jurnal, Kabar, Karya, Lainlain, Novel, Puisi, Sketsa

Ini 5 Alasan Mengapa Kamu Harus Menonton Film Duka Sedalam Cinta!

21314861_1534274323262681_6394227194844040519_n

Mengapa kamu harus menonton film Duka Sedalam Cinta (DSC)? Di bawah ini beberapa alasannya:

Continue reading

1 Comment

Filed under Acara, Agenda, Jurnal, Kabar, Karya, Lainlain, Sketsa, Video

Angkat Keindahan Halmahera Selatan, Film Duka Sedalam Cinta Mulai Tayang 19 Oktober!

IMG-20170831-WA0022

Jika tak ada perubahan, film drama remaja dan keluarga: Duka Sedalam Cinta (DSC) dari KMGP Pictures akan tayang mulai 19 Oktober 2017. Film ini sebenarnya merupakan kelanjutan dari film Ketika Mas Gagah Pergi (KMGP), namun menariknya bisa ditonton sebagai film yang mandiri.

“Meski belum melihat  film KMGP, penonton tetap bisa menikmati cerita DSC secara utuh,” papar Firman Syah, sutradara film DSC yang sebelumnya juga menyutradarai KMGP.

Continue reading

3 Comments

Filed under Acara, Agenda, Foto, Jurnal, Kabar, Karya, Lainlain, Novel, Puisi, Sketsa

Juara Hafiz Cilik Indonesia ini Bermain di Film 212 The Power of Love

hilya2

Hilyah Qonita bukan nama yang asing bagi publik. Gadis kecil  ini telah mencuri perhatian masyarakat saat ia memenangkan Juara I Hafiz Cilik Indonesia 2013 yang digelar RCTI. Waktu itu ia baru berusia 5 tahun.

Continue reading

2 Comments

Filed under Acara, Agenda, Foto, Jurnal, Kabar, Karya, Lainlain, Sketsa

Tentang Cinta, Keimanan, Persatuan, dan Perdamaian; Para Artis Spontan Dukung Film 212 The Power of Love!

IMG-20170824-WA0028

Film 212 The Power of Love tengah diproduksi oleh Warna Pictures. Film yang mengangkat kisah humanis berlatar peristiwa Aksi Damai 212 ini disutradarai oleh Jastis Arimba. Para aktor dan aktris yang terlibat antara lain: Fauzi Baadilla, Humaedi Abbas, Hamas Syahid, Meyda Sefira, Adhin Abdul Hakim, Asma Nadia, Ustadz Erick Yusuf, Roni Dozer, Echy Yiexcel dan lain-lain.

Continue reading

5 Comments

Filed under Acara, Agenda, Foto, Jurnal, Kabar, Karya, Lainlain, Novel, Sketsa

Syuting di Bulan Agustus, Film 212 The Power of Love, Bikin Para Pendukungnya Makin Cinta NKRI!

IMG-20170810-WA0009Film 212 The Power of Love besutan Warna Pictures sudah memulai syuting perdana pada awal Agustus lalu. Tak tanggung-tanggung pengambilan gambar pertama langsung di wilayah Ciamis. Daerah ini mengingatkan kita akan kisah heroik Kyai Nonop dan para santrinya serta masyarakat Ciamis yang berjalan kaki dari Ciamis menuju Bandung dan Jakarta untuk mengikuti aksi damai 212.

Continue reading

2 Comments

Filed under Acara, Agenda, Foto, Jurnal, Kabar, Karya, Lainlain, Sketsa

Film 212 The Power of Love; Perjalanan Sang Jurnalis Mencari Cinta Hakiki

pc-groupr

Aksi  2 Desember 2016, yang dikenal dengan nama Aksi 212,  adalah peristiwa luar biasa yang telah menjadi bagian dari tonggak sejarah umat Islam di Indonesia.  Pada hari itu jutaan umat memenuhi kawasan Monumen Nasional dan sekitarnya, menyatakan sikap dan kecintaan mereka kepada Allah dan Al Quran.

Peristiwa menggetarkan ini diangkat oleh rumah produksi Warna Pictures  lewat film berjudul : “212, The Power of Love” yang diproduseri dan disutradarai  Jastis Arimba, yang selama ini lebih dikenal luas dalam karya film dokumenter.  Selain Jastis Arimba, sebagai Produser terdapat nama Oki Setiana Dewi, Imam Saptono, dan Co Produser  Ustadz Erick Yusuf.  Skenario ditulis oleh Ali Eounia, Jastis Arimba dan disupervisi oleh sastrawan terkemuka Helvy Tiana Rosa. Ceritanya sendiri mengadaptasi kisah nyata perjalanan seseorang yang awalnya skeptis terhadap Islam namun harus terjebak dalam sebuah perjalanan menuju aksi 212 di Monas.

Continue reading

Leave a comment

Filed under Acara, Agenda, Foto, Jurnal, Kabar, Karya, Lainlain, Novel

Fakta Mengejutkan di Balik Kesuksesan Asma Nadia & Helvy Tiana Rosa

brgnyokapdeh

Oleh: Abdurahman Faiz

Meski pernah hidup pas-pasan bersama keluarganya di tepi rel kereta api, perempuan ini tak pernah menyerah. Anak-anaknya harus sekolah! Mereka harus cinta membaca dan menulis agar tidak mudah dibodohi, agar mereka bermanfaat dan bisa menolong orang lain.

Namanya Maria. Setiap malam, ia mendongeng untuk anak-anaknya. Ia tak pernah lelah bercerita tentang banyak hal yang memotivasi mereka untuk terus membaca. Setiap hari pula, sebelum tidur, anak-anaknya menyaksikan Maria selalu menulis catatan harian. Kebiasaan ini menular pada mereka, dan menulis menjadi kegiatan bersama yang menyenangkan setiap hari.

Continue reading

3 Comments

Filed under Jurnal, Kabar, Karya, Lainlain, Sketsa

Dear Tommy Page

tp

Merasa dekat dengan wajah dan suara seseorang
yang tak pernah kukenal,
akhirnya itu menjadi keanehan yang dimaklumi, Tom
Nyanyianmu menjelma puisi puisi cintaku yang melelahkan
karena tak pernah sampai
Begitulah masa remajaku bersamamu
menempuh jalan berliku dalam cuaca perih

Dan kita semua selalu butuh tempat bersandar, bukan?
A Shoulder to Cry On,
saat kau senandungkan Februari 1988, kita delapan belas tahun
Aku sedang bertarung dengan resah,
terkurung badai yang kucipta sendiri
bersama bait bait puisi yang lepas kendali
dan melilit lilit tubuhku

Continue reading

2 Comments

Filed under Jurnal, Kabar, Karya, Lainlain, Puisi