Monthly Archives: June 2014

“Nak, Bisa Buatkan Syairnya?”

PapaSaya paling jarang bercerita tentang Papa. Tapi banyak orang mengatakan dari semua anaknya, sayalah yang paling mirip dengan papa. Apanya? Kata mereka dari segi wajah, gaya dan bakat. Ah apa iya?

klik selanjutnya

Leave a comment

Filed under Jurnal, Karya, Sketsa, Video

Bengsas; Sebuah Bengkel Sastra yang Indah Bagi Jakarta

Enam tahun lalu, tepatnya 3 Juli 2008 saya dan Edi Sutarto bersama mengampu mata kuliah Apresiasi Drama di Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Jakarta. Kuliah ini mensyaratkan pementasan profesional teater sebagai ujian akhirnya, yang kami berinama: Festival Teater Sastra Indonesia (FIESTA). Setiap tahun Fiesta diikuti tak kurang dari 10-14 kelompok teater.
klik selanjutnya

Leave a comment

June 22, 2014 · 1:23 am

Pochi; “Murid” di Balik Jendela

Para siswa yang engikuti workshop di Poliwali

Sepucuk surat kumuh terselip di antara tumpukan surat yang saya terima di meja kerja saya beberapa waktu lalu.

Siapa ya?

klik selanjutnya

Leave a comment

Filed under Jurnal, Karya, Sketsa

Menolak Bidadari

Helvy dan TomiSungguh, saya tak pernah benar-benar tahu, apa kesan suami yang paling dalam tentang saya. Saya pernah berpikir mungkin saya bukan perempuan yang terlalu istimewa baginya karena sepanjang hidupnya suami saya banyak bertemu perempuan hebat: cantik, pintar, keturunan baik-baik dan tentu juga sholihat. Jadi berapa nilai saya sebenarnya di matanya? Namun menyadari bahwa ia toh memilih saya, tentu ada sesuatu pada saya.

klik selanjutnya

5 Comments

Filed under Jurnal, Karya, Sketsa

Cut Vi

Cut Vi - AcehAku ingin menjadi istrimu, tulis gadis itu.
Kulipat kembali surat itu. Surat yang telah kusam karena telah terlalu sering kubaca. Bahkan aku masih hafal semua kalimat dalam kertas biru itu.  Aku percaya pada apa yang kulakukan dan tak peduli bila terkesan aku yang melamarmu. Lagi pula apa salahnya meminta pria berbudi menjadi suami? Maka, Agam, sudikah?

klik selanjutnya

38 Comments

Filed under Cerpen, Karya

Pertunjukan Mengajar

Pertunjukan Mengajar

4 Comments

June 21, 2014 · 9:28 am

Pernyataan Tentang Puisi

Yang Tak Akan Pernah Memisahkan Kita

Satu-satunya yang tak akan pernah

memisahkan kita

dari apapun

adalah puisi

bahkan saat kau pergi,

aku tetap bertahan

di larik yang kau cabik

Puisi adalah caraku

membingkaimu dalam sunyi

 

(Helvy Tiana Rosa, Depok 2012)

Ket foto: Dramatisasi Puisi oleh Helvy oleh Bengkel Sastra UNJ (Jakarta)

1 Comment

Filed under Karya, Puisi, Quotes

Musikalisasi Puisi Sketsa oleh Helvy & Ari K. Pin

Ini musikalisasi puisi dadakan, tanpa persiapan. Yang nyanyi suaranya sangat minimalis pula…:)

SKETSA

Meranggas darahku meranggas
dan bumi kering
langit pias
laut kita mati

klik selanjutnya

10 Comments

June 21, 2014 · 8:55 am

Pertemuan di Taman Hening

 

Pertemuan di Taman HeningTamparan berkali-kali dari lelaki itu membuat tubuh Sih terhuyung-huyung. Perempuan itu jatuh terduduk di sudut kamar, setelah pelipisnya terbentur ujung lemari kayu yang lancip. Darah menetes dari sana, juga dari bibirnya yang seakan pecah.

klik selanjutnya

Leave a comment

Filed under Cerpen, Karya

Ibu dari Semua Jejak

Ibu dari Semua Jejak

Ket. Foto: Pementasan Tanah Perempuan, November 2009 di Gedung Kesenian Jakarta.

Leave a comment

June 21, 2014 · 6:48 am