Tag Archives: film

Ini 5 Alasan Mengapa Kamu Harus Menonton Film Duka Sedalam Cinta!

21314861_1534274323262681_6394227194844040519_n

Mengapa kamu harus menonton film Duka Sedalam Cinta (DSC)? Di bawah ini beberapa alasannya:

Continue reading

Leave a comment

Filed under Acara, Agenda, Jurnal, Kabar, Karya, Lainlain, Sketsa, Video

Tentang Cinta, Keimanan, Persatuan, dan Perdamaian; Para Artis Spontan Dukung Film 212 The Power of Love!

IMG-20170824-WA0028

Film 212 The Power of Love tengah diproduksi oleh Warna Pictures. Film yang mengangkat kisah humanis berlatar peristiwa Aksi Damai 212 ini disutradarai oleh Jastis Arimba. Para aktor dan aktris yang terlibat antara lain: Fauzi Baadilla, Humaedi Abbas, Hamas Syahid, Meyda Sefira, Adhin Abdul Hakim, Asma Nadia, Ustadz Erick Yusuf, Roni Dozer, Echy Yiexcel dan lain-lain.

Continue reading

5 Comments

Filed under Acara, Agenda, Foto, Jurnal, Kabar, Karya, Lainlain, Novel, Sketsa

Empat Acara Keren Pekan Ini Bersama Helvy

Kawan-kawan datang yuk ke empat acara yang menghadirkan Helvy Tiana Rosa!

Yang pertama, hari Ahad tanggal 11 Juni 2017, pkl 8.00-12.00 di Universitas Negeri Lampung. Acara talkshow dan nobar film Ketika Mas Gagah Pergi. GRATIS!18921991_1448065625216885_3387558232785166326_n

Continue reading

Leave a comment

Filed under Acara, Agenda, Kabar, Lainlain

Deva Mahenra, Velove Vexia dan Cinta Laki Laki Biasa

15326529_1269532493070200_5305705272976847898_n

Attitude is everything. Sehebat atau seterkenal apapun seseorang tak ada artinya bila karakter dan ahlaknya buruk. Buat saya Velove Vexia adalah perpaduan unik dari kecantikan, kecerdasan dan ketulusan. Pertama bertemu, saya tahu ia bukan sekadar artis. Velove berbeda.

klik selanjutnya

Leave a comment

Filed under Foto, Jurnal, Kabar, Lainlain, Sketsa

Selamat Milad Ke 21, Anakku…

15027599_1242532402436876_4158851718676174910_n

Anakku, pada setiap kedipan mata, pada setiap denyut nadinya, orangtua menginginkan selalu yang terbaik bagi keturunan mereka. Itulah sebabnya orangtua mendidik kita dengan segenap asa, cinta dan perjuangan. Kalaulah untuk hal terbaik bagi sang anak, orangtua harus terluka dan berdarah, bahkan memberi nyawa, mereka akan mengulanginya bila diberi kesempatan.

Namun anakku, hidayah mutlak milik Allah yang diberikan pada yang Dia kehendaki. Berjanjilah pada ayah bunda untuk terus berjuang menggapainya, terus berusaha bersama hidayah. Genggam lalu istiqomahlah. Kau tahu anakku, bahkan orang sebijak dan sehebat Nabi Nuh atau Nabi Luth AS tak mampu memberi hidayah pada anak-anaknya. Apalagi kami….

Alhamdulillah, ayah bunda bersyukur punya anak sepertimu. Sejak kecil kau tak pernah sedikit pun mengeluh saat dibangunkan untuk bergegas sholat subuh di masjid bersama ayah. Kau juga selalu peduli dengan siapa pun lebih dari kepedulianmu terhadap diri sendiri. Bagi kami, Faiz adalah anak yang membanggakan. Semoga ke depan kebanggaan dan kebahagiaan kami sebagai orangtua kian sempurna dengan usahamu yang terus menerus dalam memperbaiki diri, dengan nyala keshalihanmu.

Selamat milad ke 21, ananda Faiz tercinta. Hidup adalah sejauhmana kau menebar cita dan cinta dalam diri dan sekitar. Dan kesuksesan sejati itu, anakku, adalah ketika kau bisa membahagiakan orang lain, membuat mereka berbinar dan tersenyum setiap mengenang dirimu. Jangan pernah jauh dari orang-orang shalih, ya. Semoga berkah usia dan bermanfaat hidupmu bagi semesta. Luv.

 

1 Comment

Filed under Jurnal, Karya, Lainlain, Sketsa

Helviers: Dukungan Pembaca Setia di Jalan Kebaikan

13427777_1211745582170021_6767179432374539485_nSewaktu kecil saya sering bermimpi menjadi penulis dan guru, juga  mimpi bisa keliling dunia. Alhamdulillah melalui jalan berliku, Allah wujudkan jua. Tapi saya tidak pernah bermimpi memiliki sebuah keluarga besar baru yang begitu spesial, dan Allah memberi saya kejutan itu! Sebuah keluarga baru bernama Helviers. Ini adalah sekumpulan pembaca setia saya, lintas usia, lintas pendidikan, budaya dan wilayah.

klik selanjutnya

6 Comments

Filed under Foto, Jurnal, Kabar, Lainlain, Sketsa

Duka Sedalam Cinta, Film Lanjutan Ketika Mas Gagah Pergi?

17098612_10154097689997693_6925947050873529249_n

Film Duka Sedalam Cinta (DSC) telah rampung.  Kisah yang menampilkan empat bintang muda berbakat yang pernah bertemu dalam film “Ketika Mas Gagah Pergi ” yaitu: Hamas Syahid, Aquino Umar, Masaji Wijayanto dan Izzah Ajrina ini mengambil syuting di beberapa tempat seperti daerah kumuh Muara Angke (Jakarta) serta wilayah indah Halmahera Selatan dan Ternate, di Maluku Utara. Film yang disutradarai Firman Syah dan ditulis skenarionya oleh Fredy Aryanto ini juga didukung bintang-bintang senior seperti Wulan Guritno, Epi Kusnandar, Mathias Muchus, dan Ali Syakieb. Ada pula penampilan spesial Ustadz Salim A. Fillah serta novelis terkemuka Indonesia: Asma Nadia.

Kapan tayang dan apa kaitan film ini dengan film Ketika Mas Gagah Pergi?

klik selanjutnya

1 Comment

Filed under Acara, Agenda, Foto, Jurnal, Kabar, Karya, Lainlain, Video

Gotong Royong Memenangkan Gagasan dengan “Patungan Bikin Film”

PrintKetika Mas Gagah Pergi sangat menginspirasi saya sebagai remaja saat itu dan membuat saya jadi pribadi yang lebih peduli pada sekitar serta lebih mencintai Islam. Kisah ini abadi dan mampu mengubah banyak pembacanya menjadi lebih baik. ” (Asma Nadia)

Pernyataan penulis bestseller Asma Nadia tak jauh berbeda dari Habiburahman el Shirazy. Bahkan penulis yang populer dipanggil Kang Abik ini mengusulkan agar Departemen Pendidikan dan Kebudayaan memasukkan buku ‘Ketika Mas Gagah Pergi’ ke perpustakaan sekolah-sekolah dan universitas untuk membangun karakter pemuda Indonesia.

klik selanjutnya

5 Comments

Filed under Acara, Agenda, Kabar, Karya, Lainlain

Ada Uang 50 Ribu-ku di Film Ketika Mas Gagah Pergi

11029645_10152564368242693_1050679116115860978_o

“Bunda, Bunda Helvy!”

Saya menoleh.

Seorang remaja malu-malu setengah berlari, mendekati saya di antara kerumunan orang, siang itu di salah satu tempat di pelosok Jawa Barat. Saya baru saja selesai mengisi ceramah tentang pemuda dan kegiatan menulis di sana. Panitia tengah berusaha “mengamankan” saya untuk istirahat makan dan sholat.

“Boleh saya titip ini?” tanyanya masih malu-malu, sambil mengejar langkah saya.

klik selanjutnya

14 Comments

Filed under Jurnal, Karya, Lainlain, Sketsa