
Film Duka Sedalam Cinta (DSC) telah rampung. Kisah yang menampilkan empat bintang muda berbakat yang pernah bertemu dalam film “Ketika Mas Gagah Pergi ” yaitu: Hamas Syahid, Aquino Umar, Masaji Wijayanto dan Izzah Ajrina ini mengambil syuting di beberapa tempat seperti daerah kumuh Muara Angke (Jakarta) serta wilayah indah Halmahera Selatan dan Ternate, di Maluku Utara. Film yang disutradarai Firman Syah dan ditulis skenarionya oleh Fredy Aryanto ini juga didukung bintang-bintang senior seperti Wulan Guritno, Epi Kusnandar, Mathias Muchus, dan Ali Syakieb. Ada pula penampilan spesial Ustadz Salim A. Fillah serta novelis terkemuka Indonesia: Asma Nadia.
Kapan tayang dan apa kaitan film ini dengan film Ketika Mas Gagah Pergi?


KMGP THE MOVIE TAYANG LAGI DI JAKARTA!
Pertama bertemu Masaji Wijayanto, saya tidak yakin ia bisa memerankan tokoh Yudhistira Arifin (Yudi) dalam film Ketika Mas Gagah Pergi, sebagaimana yang saya bayangkan. Bintang iklan yang pernah menjadi Juara Pertama Cover Boy sebuah majalah ini masih sangat belia, kelahiran Lampung, 1997. Tapi Aji rendah hati dan mau belajar. Selama 3 bulan karantina sebagai aktor baru, ia berusaha keras untuk selalu profesional. Bukan hanya belajar akting, public speaking hingga taekwondo, tapi juga mengaji, lebih mendalami Islam. Sebagai pendatang baru Aji punya karakter. Ia santai, cuek, apa adanya dan tidak pernah jaim. Ia lucu, ramah dan bersahabat, juga santun. Para penggemar mulai menjuluki penggemar masakan Indonesia ini sebagai “the smiling face” atau yang lebih dahsyat: “Mas Fisabilillah”, dan saya mengaminkannya.
Mengapa Anda perlu nonton dan dukung
Bismillahirrahmanirrahim. Menitik airmata saya karena haru ketika KMGP sudah keluar jadwal tayang di XXI. Bagi saya ini bukan sekadar tontonan. KMGP adalah dakwah nyata di dunia yg bergetah.